Just try to Live & Love..
Tampilkan postingan dengan label Favorite Person. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Favorite Person. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Oktober 2013

For Katarsis Larva (2)

 Untuknya yang tak kunjung pergi
By : Pishella Suryoputri



Karena bersamamu adalah mustahil..
Karena akan membutuhkan waktu selamanya untuk membuatmu memahami perasaanku tak nihil..

Percakapan antara dua hati ini selalu berulang namun tak pernah menemukan ujungnya
Demikian pula dengan segala jatuh-bangun yang ada.
Ketidaktegasan yang menghancurkan tiga hati sekaligus pada akhirnya

Ketidakfahaman, ketidakpastian, mungkin merupakan hal yang mutlak dalam kehidupan yang nanar..
Namun,ke-tidak-punya-otak-an-untuk-bertahan-di-atas-rasa-rendahdiri-dan-dikatakan-penghancur-atas-apa-yang-sudah-semestinya pun rasanya tak benar..

Rasa sabar memang tak terbatas, namun manusia punya yang namanya rasa lelah.
Hasrat yang tak tentu arah.
Serta dimata siapapun jelas salah.
Dan mungkin itu yang membuatnya menyerah.
Walaupun harus kalah.
Selalu diputarbalikkan kisah  hingga pasrah.

Harusnya tau, bahwa semakin banyak yang diterima, semakin banyak pula yang nanti harus dilepaskan.
Dengan atau tanpa kerelaan.
Walau sesungguhnya bersedia mengorbankan apapun untuk menunjukan kesungguhan.
Namun untuk menjadi tamu kehidupanpun rasanya terlalu menyakitkan.

Mematahkan semua angan-angan.
Memupuskan semua harapan.
Mengikhlaskan dengan ratapan.
Bertahan dengan sisa-sisa kekuatan.
Dengan ekspektasi memperbaiki keadaan.

Tanpa merasa menjadi pihak yang paling tersakiti,
Menyadari cinta tidak seharusnya begini.
Mungkin semua ini tak lebih dari obsesi.
Kesalahan interpretasi yang mengakibatkan kerusakan hati hingga mati.
Dan jalan yang tersisa hanyalah pergi..

Mungkin selama ini aku takut, karena aku kalut.

Walau bukan sebagai peran terindah di hatimu,
Cerita yang panjang rasanya sejak pertama bertemu,
Sampai pada tatapan yang menyadarkan adanya rasa itu
Dan berdua dibawah naungan hujan yang membuat pilu

Bukan niat menjadi kekasih utama,
Hanya selamanya ingin kau merasa lebih baik dan bahagia
Sayang bukan aku orangnya
Walau diri ini mengetahui takdirnya

Dua jiwa yang dulu bersatu kini tiada guna
Tlah ku baca tugasnya di dunia
Membuatku benci menyusahkannya
Walau mustahil bagi hati melupakannya

Mencintaimu sungguh sulit
Tapi lebih tak mudah tuk menghentikannya walau pahit



Senin, 19 Agustus 2013

And they do heal every bad thoughts..that's why I love to be around 'em.


"Babies are soft. Anyone looking at them can see the tender, fragile skin and know it for the roseleaf softness that invites a finger's touch."

Minggu, 18 Agustus 2013

Praise God for this holly month :)

Ntah kenapa tiba-tiba ingin menulis tentang bulan puasa dan lebaran tahun ini. :)
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan kali ini di isi dengan hal baru. Mungkin selama ini mulai dari masih baru di ajari islam, belajar puasa, biasanya selalu dijalankan di sekolah, waktu SD-SMP pulang cepat kemudian suka tergoda "puasa setengah hari", dan waktu SMA di saat sudah mulai selalu puasa full, tapi ada saja satu hari dimana janjian dengan teman-teman se-gang untuk batal bareng-bareng. Ntah ke mall dan malah makan sushi, atau sekedar makan mie yamin terenak se-tanah-kusir. :') Sedangkan tahun kemarin, kebetulan sedang jadi pengangguran selama Ramadhan. (re: baru lulus SMA, libur empat bulan dan kuliah belum mulai), namun bisa dibilang sebagai achivement puasa tersukses seumur hidup, haha! Berhubung hanya di rumah, bikin trick untuk membalik jam tidur. Jadi, setiap hari bangun jam 3 sore dan baru tidur setiap habis subuh. Alhasil puasa gak ada terasa-terasanya. :p
Tapi tahun ini berbeda, Ramadhan di habiskan dengan kegiatan: Bekerja.
Ya, kebetulan Ramadhan kali ini bertepatan dengan liburan semester selama tiga bulan, saya pun mengambil pekerjaan paruh waktu selain mengajar privat seperti biasanya, Alhamdulillah diterima sbg MFA di Shafco BSD. Suatu PT. bernuansa islami (I will post the whole story about it later, it's an unforgettable experience tho :D). Dipikir kembali, sangat berkah sbnrnya bekerja di situ, puasa kali ini benar-benar jadi terasa lain karena setiap harinya sekarang bisa menutup aurat secara keseluruhan(kewajiban seragam), sambil belajar alquran lagi dan tadarus setiap hari, bahkan seorang senior berkata, "Lala tau ngga, kalo puasa sambil kerja itu, pahalanya besar banget!". Karena benar sekali, sambil harus kuat-kuat bersabar menghadapi berbagai customer setiap harinya, atau buka puasa yang jadi sering tertunda, sampai sekalinya bisa meneguk air putih tepat pada saat adzan, rasanya merupakan nikmat. Tidak seperti Ramadhan2 sebelumnya dimana selalu kalap setiap buka puasa dirumah, semua tersaji dengan mudahnya, sampai rasanya bosan dan selalu ingin keluar. (padahal pengangguran, tapi malah hedon. *baru sadar* *that is a bad attitude*) Namun tahun ini, betapa rindunya untuk buka puasa dirumah. Shift yang kebanyakan malam membuat puasa tahun ini benar-benar hanya buka di rumah satu kali, ya, benar-benar satu kali. Setiap ada waktu, pasti malah selalu digunakan untuk buka bersama. Undangan yang begitu banyaknya sampai harus pusing sekali mengatur jadwal agar seluruhnya bisa terpenuhi. Tapi tak disangka, bukber-bukber tahun ini pun benar-benar berkesan, banyak sekali rasa gembira dan hikmah yang di dapat melalui berkumpul bersama semuanya. :-) Musim buka bersama, sering sekaligus digunakan sebagai ajang reuni. Betapa senangnya ketika berkumpul dengan teman-teman lama, sampai pada suatu titik dimana saya tersadar, sejak beberapa waktu terakhir melalui masa-masa berat dan melewati hal-hal tak terduga dalam hidup yang membuat saya mengenal sisi kelam diri ini, namun ketika saya mendengar diri saya sendiri pada saat itu tertawa begitu lepasnya setelah sekian lama, rasanya seperti suatu bagian dari diri saya yang telah hilang kembali untuk sesaat, ya, bagian diri yang ceria dan tak banyak masalah, yang easy going. Dan akhirnya membuat mulai berintrospeksi kembali. Satu lagi pelajaran yang di petik, mungkin terkadang untuk beberapa individu seperti saya, cara terbaik untuk menyembuhkan diri bukanlah dengan memaksakan diri bertemu orang baru, tapi justru berkumpul kembali dengan orang-orang yang ada dalam hidup sebelum hadirnya "penyakit" tersebut, untuk mengingatkan bahwa kita pernah menjalani yang lebih baik, dan mampu untuk hal itu. :-)
Selain bertemu kangen dengan para sahabat lama, tak tertinggal, dengan kehidupan sekarang. Ya, buka & sahur bersama keluarga Psikologi. Menyenangkan rasanya ketika bertemu lagi dengan teman-teman kampus setelah libur sekian lama, walaupun (lagi-lagi) sempat terjadi suatu hal yang tak disangka, but I think I handled that well, and Alhamdulillah for that. :-) buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan kegiatan sahur bersama, bukan sahur on the road seperti biasa ketika SMA, melainkan sahur ceria bersama anak-anak panti asuhan. Berinteraksi langsung dengan mereka, sholat subuh, makan, main dan bercanda bersama. Hangat rasanya ketika dapat berbagi. :-)
Satu lagi momen langka pada Ramadhan kali ini, saat kakak perempuan saya secara khusus menghabiskan waktu bersama saya, ibaratnya having quality time together. I can say this is such a rare and unusual thing. Sekilas hanya seperti buka bersama biasa, mentraktir makan, memberikan uang jajan.. Namun justru hal-hal kecil didalamnya lah yang membuat saya ketika itu menyadari, ternyata bagaimanapun juga, se-kaku apapun saya kepada dia, bagaimanapun dirinya, saya begitu menyayanginya, apapun jalannya. Beberapa kalimatnya yg mungkin bahkan dia pun tidak menyadari hal tersebut membuat tersentuh, betapa dia mau terbuka thd saya, niatnya untuk menyenangkan adiknya. Bahkan dia tidak mengatakan apapun ketika saya tau dia lelah menyetir, dan akhirnya saya gantikan.. Benar-benar perasaan yang tak tergambarkan ketika menyadari seberbeda apapun dunia kami, bagaimana kami di biasakan untuk mengurusi hidup masing-masing, pada akhirnya kami tetaplah satu darah, yang sering lupa akan hal tersebut.
Berkah-berkah hadir di bulan suci tahun ini, masih banyak lagi termasuk saya yang akhirnya dapat mengikhlaskan satu hal.....dan lainnya yang tidak dapat diceritakan satu persatu namun akan tetap selalu membekas dalam ingatan dan diri. :-)
Walaupun masih ada beberapa acara yang tidak terhadiri karena situasi dan kondisi, seperti buka bersama Dazzle Cheerleaders, buka bersama angkatan SMA, SOTR 47, dan berbagi Ta'jil di Halimun. Insya Allah masih ada lagi kesempatan berikutnya. Well, ini beberapa momentnya walau tidak semua terdokumentasikan :D

(Buka Bersama Sahabat Tersayang & Celebrating my friend's birthday) 

(Buka Bersama kakak, Sagita Suryoputri)

(Buka Bersama Psikologi, ini yang sama kelas Reguler A 2012)
 
 (Buka Bersama XII IPS 3 47 2012, best class ever. I can say this is the happiest one :D)

(Last but not least, Buka Bersama Geez-sweet. My girls, partner in happiness, laugh-mates)

Satu lagi yang spesial, bulan ini ditutup dengan Idul Fitri yang cukup berbeda dari biasanya pula. Ya, untuk pertama kalinya Lebaran di adakan di rumah ibu. Ada cerita lucu saat itu, semua keluarga besar sudah mempersiapkan segalanya untuk tanggal 10, berbarengan dengan Anniversary pernikahan salah satu om&tante yang ke 19 dan ulang tahun seorang Pakde. Namun ternyata kami salah perhitungan dan Lebaran jatuh pada tanggal 8. Semua keluarga besar untuk pertama kalinya menginap di rumah saya pada malam sebelumnya, bayangkan ketika satu isi rumah bangun jam 10 pagi.. Tidak ada yang sholat, panik. Dan disaat orang-orang semua berlebaran, kami tetap mengadakan acara tanggal 10, makanan-makananpun baru keluar tanggal 10, bahkan baju nya baru boleh dipakai tanggal 10 pula, haha! Akhirnya kami sekeluarga pada tanggal 8 hanya berkunjung ke rumah Eyang seperti tahun-tahun sebelumnya. Walaupun alakadarnya, tetapi tetap senang rasanya bisa berkumpul bersama. :D
Dilanjutkan dengan berkeliling hingga tanggal 9, dan akhirnya jadilah perayaan Lebaran di kediaman keluarga kami sbg tuan rumah pd tgl 10. Alhamdulillah. :-)
One thing is, hal-hal dan tradisi seperti ini jarang sekali dilakukan bahkan di keluarga besar kami sebelumnya, tak disangka mulai dari tahun ini hingga tahun berikutnya, we will keep this up. We're grateful that this year is such a big and delightful start. :-)

Lebaran Day 1 at Granny's House. Simple yet quite lovely :)

(Eid Mubarak Celebration at my crib with the big family)

So, that's all. What a Holly, Joyful Month and I want to thank God for that..
for every joy God has sent to me, to my dearest people. After all,
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H.
New Page, a fresh start. God bless us :-)



-Pishella Suryoputri-


 

Selasa, 12 Maret 2013

His heart's chosen one..?

And after a long time.. we've finally got that moment to tell everything, what we feel deep down inside..........

All the things that happened during that day till night, to be with you for more than half a day.. Smiles, touches, songs, attentions, vibes, closeness.. Whatever little things occurring between us that make my love for you growth fastly and deeper. Cause even when we were in the darkness, there's always light shining through us, I looked at you, and you looked at me, then we felt something.. we thought for a second.. we let our heart to see everything.. to see that love.

What can we do.. when we know even two people who has a feeling for each other but can't be together? When actually there's nothing and no one can prevent us, but our own selves..
Why love isn't enough?
Why we let our heart to endure suffering because of our past mistakes?
Why are we so scared of being hurt by hurt people that love us?

Heart speaks, tears fall, hand holds, love grows, dimension changes..

Cause we have to face the truth, even the sad one. We're trying to believe, someday there will be someone who fits us.. though she's not me for you, and he's not you for me.We heal our heart for a really long time, but turns out we haven't ready yet..

Over all.. I don't have any regrets to know you and concerning my stories with you for a moment, for every feeling, for every confusing thing between us, for the clearest answer we made that opened my eyes and gave me one more lesson in life..
It's been time out of mind, that I finally got to help myself from the shackle that confined me with the fear of love.. Cause there you are, came and pulled that out.. Is that true, God has sent you not to fill me in relationship way but to safe me from all the pain which now is gone because of you? Or just the opposite? Is it just about the time?
Only God knows.. and the universe.. and our heart that haven't tell us yet.. but will.. until we are brave enough.

Thank you for the unforgettable things you gave me..


 It's no lie, love happens when you least expect it.. :)



 



“Love is sometimes denied, sometimes lost, sometimes unrecognized, but in the end always found with no regrets, forever valued, kept treasured..“




-Pishella Suryoputri-

Sabtu, 18 Agustus 2012

Write it right 4days before she leaves..

Tonight i'm going to make a post, quite a short story, kind of friendship journey.. and it's dedicated to my friend, the best one, who will go so far away from this country, who will cross the sea even the ocean, not just going to another island but continent.
She is Nurul Medina, the kindest person ever lived, the one who has a very pretty face and heart. The one who will going to continue her life and catch her dream by living in Aussie and leave Indonesia for years..
My bestfriend for life..

I've known her since about 3 years a go, saat kita masuk di SMA yang sama, SMA Negeri 47 Jakarta Selatan, kami terdaftar pada kelas yang sama X6, awalnya tentu kami belum saling mengenal jauh satu sama lain, tapi ternyata tidak butuh banyak waktu bagi kami untuk saling merasa cocok satu sama lain, diantara sekian banyak teman sekelas lainnya, Tuhan 'memperkenalkanku' padanya, sosok yang ternyata kedepannya sungguh sangat berarti dalam kehidupanku. Dengan segala kecocokan, tawa, canda, obrolan, permainan, kami menjadi teman dekat, tidak lupa juga dengan Fivo, Nadiah, and the guys: Gio Rezky Hanif Fahmi Risyad Neo Novian Rama dll :-D masa-masa kelas 10 yang harus dilalui dengan berbagai adaptasi yang tak mudah, bagaimana kami melalui proses peralihan, keluar dari segala labilitas pada usia itu, segala masalah baik dalam aspek apapun, semua kita lalui dan kami share bersama. Ntah bagaimana aku melalui masa-masa itu tanpa mengenalnya, Medina, yang akhirnya menjadi sahabat baruku di SMA.
We really had so many unforgettable moment, I can't even count how many times we've been share laugh together, everything seems so straight, so pleasant, so funny! :'D

 since the first time I met her,
dari jaman-jaman belum terlalu deket, jaman-jaman gaya foto kita masih 'imut' banget, gimana kita selalu ketawa-ketawa karna jokes ga jelas yg kita buat, gimana kita melewati banyak ups and downs saat itu bareng-bareng, labil bareng-bareng, gila bareng-bareng, nangis pun bareng-bareng, dan masih banyak lagi :')

Ngga bakal pernah lupain seru-serunya kita awal-awal di x6, sering main ke rumah Risyad, terus waktu ngerayain hari batik pertama, terus pas kerumahku rame-rame juga sama Fivo&Nadi yang niatnya mau belajar tapi jadi foto-foto pake webcam, terus waktu kita cabut olahraga ke taman dan ngakak banget gara-gara pak Edi dan panjat tebing sekolah yang kita kira gentong air, gimana kita suka beli lekker sampai foto sama abangnya yang kecil, jaman-jaman sering main "sok lu", jaman-jaman nginep-nginepan terus foto-foto sok badai, apalagi yang dirumah Nadi kita make-up an konyol! hahaha dan pulangnya kita ke bandara sama-sama malem-malem sampai pulangnya ketiduran di mobilmu gara-gara keasyikan liat langit dr atap mobil yang dibuka, jaman-jaman main sama f4 terus, jaman-jaman kalau pulang sekolah masih sering naik metromini sama-sama. ngga cuma ada disaat seneng aja, tapi saat-saat dimana kita suka galau karna masalah cowok pun saling menguatkan, dan masih banyak lagi yang ngga bakal bisa di ceritain satu-satu, all I can say is thankyou for made my life so great when we were at 10th grade by having each other as a very good friends :') thanks for accepted me as your bestfriend with your heart since the first time. what a precious moment!

Lanjut ke kelas 11, sayangnya yah kita pisah kelas :'o tapi hal tersebut ngga membuat kita jadi jauh, and i'm so grateful! :D bahkan kita masih sangat dekat, di kelas 11 kita lebih disibukkan dengan kegiatan cheers, segala-galanya kita lewatin bareng sama temen-temen Dazzle juga, I always remember saat-saat aku cedera, Memed yang selalu paling khawatir dan care, Memed yang ngolesin counterpain waktu aku terkilir, Memed yg nemenin lari ke kamar mandi waktu aku mau muntah/mimisan kena cedera, jaman-jaman kita bikin lagu-lagu gila di hall kalo lagi break, jaman Memed mulai bawa motor dan dengan jegernya kita ke Senayan bareng smp minjem helm di rumah Atikah dulu :') jaman-jaman kita jadi tempat satu sama lain buat ngeluhin cheers, tapi disisi lain juga saling menyemangati dan berbagi banyak cerita. ohya, kelas 11 juga dimana kita mulai bikin keluarga-keluargaan ya! dimana Memed-Pandu jadi orangtuanya, dan ada anak-anak juga, Bambi, Opip, Oon, Obi, yang tadinya bahkan ada tante Hilda om Edoy sepupu Shela dan masih banyak lagi yang kita sampe suka dibilang sinting sama Julie dan Anis! hahahaha :") kelas 11 juga jaman-jamannya aku melewati lovelife yang berat sekali..yang dimana cuma bisa curhat sama Memed and so do you to me, bagaimana ada hal-hal yang ngga bisa kita ceritakan ke orang lain, bagaimana kita saling menguatkan, tempat curhat terbaik!
Begitu juga sampai naik ke kelas 12 pun, kita tetap selalu keep in touch as a good friend walaupun mulai nggak sesering dulu main barengnya, but we never have a fight, we respect each other when we're in kind of busy with our own activities, but when we meet, we still into each other, we share everything and laugh as much as we were young :p or sometimes even the tears..we always also cry inside when we see one of us cry or deeply sad.

"We've shared so much laughter, so many tears. We're a spiritual bond that grows stronger each year. We're not sisters by birth, but we knew from the start, something put us together to be sisters by heart."
3 tahun di SMA, Memed selalu ada, menjadi salah satu sahabat terbaik yang pernah aku punya, we grow up together these past 3 years, you see how I changes, and I see how you changes. but there's one thing that would never ever change, our friendship :') even sampai kelulusanpun. yang dimana setelah ini it means you and I will be apart because we have to reach our own dreams with our own way :')
 (our graduation day)

And now, we have to separated by our life's fate, we're growing up and we have to continue our precious life God has gave to us, first, we choose the different speciality, enter the different college/univ, then we go to our own way, but all I know is someday when we meet again, kita sudah sama-sama menjadi diri yang sukses dan menjalani hidup yang kita impikan bersama cita-cita kita lainnya :'D aku jadi guru tk dan psikolog, kamu jadi chef handal dan manajer wanita yang hebat. Dimana kita akan terlihat berbeda dari luarnya nanti, tapi di hati semoga akan selalu tetap seperti bagaimana kita pertama mengenal, pribadi perempuan yang berhati baik dimata satu sama lain dengan segala kegilaannya yang menyenangkan. Segala tawa, cerita dan caring yang akan terus kita share nantinya saat kita bertemu lagi :'D 
Over all, here's my message for you, Nurul Medina aka Memed.
My bestfriend, my second mom, my sister, my share-mate and everythinggg..
"baik-baik ya Med disana! :') selalu jaga diri dari hal-hal yang membahayakan, selalu berhati-hati dalam berkeputusaaan, jangan takut, be a tough woman in there..  disaat kamu bingung, disaat kamu resah, jangan pernah membuat keputusan gegabah, remember that Allah will always be with you wherever you go. Kalo kangen sama Jakarta dan Indonesia, just remind urself that it can be a motivation for you untuk cepat-cepat menyelesaikan kuliah dengan baik dan kembali kesini, jangan pernah takut orang-orang akan lupa sama kamu, semua yang disini akan selalu kangen juga sama kamu, Med! :) I can't wait to see you back someday as a smart intelligent woman who can inspire people by your life story. Whenever you feel alone, always remember that you'll have plenty of new friends there, dari berbagai belahan dunia, you'll be a person who has an extraordinary experience which can make you be a powerful woman than anyone later.. Don't cry easily, take a deep breath when you know you are about to cry than keep your chin up, every obstacle will make your heart tougher, what doesn't kill you makes you stronger! :) jangan pernah putus asa walaupun seberat apa nanti perjalanan hidup kamu disana, selalu ingat bahwa kita tidak mungkin hidup tanpa masalah, tapi Allah ngga bakal ngasih cobaan yang melebihi batas kemampuan kita :)
I will always love you my bestfriend of life.. jangan lupa janji kita untuk ketemu lagi nantinya :'D you have no idea how i'm gonna miss you damn muchhh! skype or tweet me oftenly babe! :') have a great journey ahead!"
"A friend gives hope when life is low, a friend is a place when you have nowhere to go, a friend is honest, a friend is true. A friend is precious. A friend is you."


 
"True friends are the ones who never leave your heart, even if they leave your life for a while. Even after years apart, you pick up with them right where you left off, and even if they die, they're never dead in your heart."
 Thanks for being my friend, thanks to accompany me these past three years, thanks to let me know you better until that deep, thanks for all the things we've shared, thanks for always listen to my story, thanks for all the laughs, the jokes, the memories and all of the stuff between us which I will never ever forget, dan ngga lupa juga, thanks for gave me this board as your last gift for me before you go..
it's more than a priceless :')

well,
Take care, take care, take care..

"And so we talked all night about the rest of our lives
Where we're gonna be when we turn 25
I keep thinking times will never change
Keep on thinking things will always be the same
But when we leave this year we won't be coming back
No more hanging out cause we're on a different track
And if you got something that you need to say
You better say it right now cause you don't have another day
Cause we're moving on and we can't slow down
 As we go on, we remember..
All the times we had together..
And as our lives change
Come whatever..
We will still be..
Friends Forever"
Vitamin C - Graduation (friends forever)
So that's all I can say..
I love you, Nurul Medina :)
See you when I see you..
Best Regards,
your bestfie,
-Pishella Suryoputri-
(who can't imagine how much tears that would fall when you're leaving :'D)
 



Kamis, 09 Agustus 2012

That so called love

Ntah harus dimulai darimana, cause when it comes to love, it always hard for me to describe it, to tell how it used to be, how I want it to be and what I exactly think about it.
Mostly people berasumsi bahwa something that so called love of our life itu identik dengan pasangan kita. Sebenarnya, menurut saya pribadi, satu kata itu sungguh bermakna begitu banyaknya, jika harus dibuat mindmap, saya nggak kebayang harus buat kayak gimana dan di alas tulis sebesar apa karna akarnya pasti banyak sekali :p

Tapi diluar dari semua itu, yang ingin saya bahas disini sekarang adalah love seperti yang kebanyakan di asumsi orang-orang, ya, pasangan. Ntah pacar, tunangan, suami, bahkan selingkuhan sekalipun, saya rasa hubungan antara dua manusia dibawah satatus seperti itu nggak bakal ada kalau bukan berawal dari suatu ketertarikan yang biasanya disalah artikan oleh kebanyakan orang sebagai suatu perasaan "cinta". (Duh, berat banget itu kata-kata) yang padahal belum tentu.

Well, sekarang saya ada pasangan, yang lebih saya suka menyebutnya sebagai share-mate atau soul-buddy ketimbang pacar. Mengapa saya ingin menulis tentangnya, tidak lain adalah karena bersamanya, begitu banyak pelajaran yang saya ambil, begitu banyak berbagi, dan ada suatu perasaan yang tidak dapat digambarkan dengannya. Yang tidak ingin saya lupakan begitu saja :)

Butuh waktu yang tidak sebentar bagi kami untuk menjadi pasangan yang official, baru setelah saling mengenal sekitar 3,5 tahun sampai akhirnya kami bisa begini :p
Semua itu berawal dari ketika kita masih kelas 3 SMP, kami berasal dari sekolah yang berbeda. Sahabat saya merupakan pacar dari teman dia, dengan segala kelabilan ketika masa itu, sahabat saya bermaksud nyomblangin saya sama si dia. (duh, gak kuku). Pertemuan pertama kami, Januari 2009 di Pondok Indah Mall, kami makan, nonton, first impression saya ke dia waktu itu cukup baik, saya suka dari cara bicaranya yang nggak petakilan dan wangi :p ntah apa yang dia suka dari saya ketika itu, tapi overall, we had a great time.
(our first photo, always been my favorite one, lol!)

hubungan kami pun berlanjut dengan sms, chatting, ketemuan lagi, ya selayaknya anak SMP pdkt deh :p sempat juga kami ketemuan lagi di suatu tempat bimbel, pulangnya kami jalan-jalan sedikit dan dia mengantar pulang. Dari sini, sudah cukup kelihatan bahwa pada saat itu kami menganggap kita berdua ini setipe, hanya karna sama-sama thinker dan sama-sama anak broken home, haha but we shared so much, walaupun dengan segala kelabilan ketika itu, bahkan pada saat itu dia yang memberitahu saya mengenai Mario Teguh, dia mengatakan betapa bagusnya acara Golden Ways tersebut (yang masih saya kagumi sampai detik ini). :D

Namun ntah tiba-tiba apa yang terjadi, pada akhir bulan Februari 2009 kami pun mulai jarang keep in touch, pertemuan terakhir kami, di suatu tempat makan di bilangan sektor 9, dia memberikan kado karna memang kebetulan itu beberapa hari setelah haru ulang tahun saya, yang sepertinya hanya untuk sekedar tanda respect aja, karna anehnya, ketika itu dia sedang bersama seseorang yang saya ketahui sebagai mantannya dan saya sedang bersama kakak2an saya (duh, gak kuat labilnya) :p yang baru saya ketahui beberapa saat kemudian alasan kami tiba-tiba lost contact adalah karna dia memutuskan balik ke mantannya tersebut dan saya terlalu dekat dengan kakak2an saya ketika itu dan sibuk sendiri dengan teman-teman saya di sekolah saya. Dan ya, berakhirlah ketika itu :o

Singkat cerita, ntah memang takdir atau apa, 3 tahun kemudian saya seperti dipertemukan kembali dengannya. Kami memang tidak benar-benar lost contact sejak waktu itu, yaa paling tidak untuk saling mengucapkan selamat kalau salah satu diantara kami ada yang ulang tahun sih masih rutin. Tidak lupa kami selalu menyelipkan kata-kata "keep wise yaa" disetiap doa kami pada satu sama lain, seperti itu merupakan hal yang paling kami senangi dr satu sama lain. Februari 2012, pada hari ulang tahun saya, dia mengucapkan selamat ulang tahun via bbm, mulai dari situ kami sempat ngobrol-ngobrol panjang, walaupun hanya topik-topik seperti membahas snmptn undangan dan tujuan kuliah. Dimata saya dia terlihat masih seperti dia yang dulu, wise dan ngga urakan. :)
Mei 2012, kebiasaan sulit tidur saya di malam hari membuat saya melihat-lihat recent updates di bbm dan menemukan contact nya dengan dp yang unik, iseng saya menyapanya dan..... ntah mengapa dalam sekejap, obrolan kami sangat ngelantur kemana-mana, sekitar jam 00.00 sampai jam 05.00 pagi kita chatting tanpa henti, dari obrolan biasa hingga curhat colongan dan mulai bahas-bahas masa lalu, bikin kita sama-sama senyum-senyum sendiri dan saling mengkoreksi apa yang terjadi 3 tahun yang lalu. He even said that he always regretting why dia memilih si mantan ketimbang saya waktu itu. Antara kaget, senang dan tersipu saya mengetahuinya :p obrolan demi obrolan berlanjut, memang sepertinya sudah suatu kebiasaan bagi kami untuk membahas sesuatu yang agak-agak burdensome dan dibawa pikiran dan hati, mungkin itu mengapa hingga saat ini kami selalu membahas apapun yang ada di otak kami dengan begitu dalamnya.
Flirts-flirts yang dia tunjukan di chat malam itu pun sangat obvious, dan jujur saya menyenanginya, karna cara bicaranya yang selalu tidak terlihat gampang, namun bermakna :)

Hari demi hari berlalu, kami selalu mengobrol panjang lebar, biasanya setiap dini hari, terkadang malah saya sampai nungguin dia sahur, cerita segalanya sampai dia seringkali memotret dan mengirimkan saya gambar menu sahurnya pagi itu, haha. Sampai akhirnya suatu hari kami memutuskan untuk ketemuan lagi setelah sekian lama.

Pertemuan pertama kami, 16 Mei 2012 di Gandaria City, awalnya saya minta ditemani oleh sahabat baik saya yang juga teman SMPnya, karena saking deg-degannya, sushi pun bikin saya nggak nafsu untuk makan di hadapan dia. Namun seiring berjalannya waktu, tinggalah kami berdua dan kita muter-muter ngga jelas, ngobrol-ngobrol panjang lebar dan ketegangan itu mulai mencair, dengan sangat lugasnya ketika itu dia mengungkapkan bahwa hubungan dia dan saya sangatlah memiliki purpose. Well, saya yang agak freaked-out ketika itu karna "love story saya yang cukup pelik" semenjak 3 tahun lalu terakhir dengannya, akhirnya menceritakan segala-galanya tanpa rem, begitu terbukanya saya yang sampai diri saya sendiri agak kaget mengapa saya bisa seperti itu, menceritakan segala detail terhadapnya, laki-laki yang baru saya temui kembali setelah bertahun-tahun. Diapun mendengarkan dengan begitu sabarnya, respon-responnya yang baik namun terkadang terdiam juga, mungkin terlalu kaget dengan apa yang saya kemukakan. Saya bahkan berkata saya sudah sangat nyaman dengan keadaan diri saya ketika itu, yaitu mempelajari pribadi independent yang nggak butuh pacar, dan masih punya perasaan terhadap seseorang dan saya bilang akan betapa sulit dan situasi terburuk apa yang akan terjadi bila menjalani hubungan semacam itu bersama saya.
Saya sempat berfikir dia akan mundur, tentunya dengan cara saya bercerita seperti itu, orang akan berfikir semacam "gila, ni cewe ribet banget!" namun ternyata, dia justru mengemukakan pada saya bahwa dia butuh waktu untuk berfikir, niat mundur itu ada namun dia ingin mencoba mengalahkannya. Kemudian dia mengatakan suatu hal yang sangat touched&got me..

"gue serius, dan gue tau mungkin bakal susah lagi untuk dapet kesempatan kaya gini lagi, ketemu lo lagi, ga ada lagi cewe kaya lo. Dulu mungkin emang banyak faktor yang misahin, tapi sekarang ga ada lagi yang bisa misahin kita kecuali diri kita sendiri"

Dan yaa.. saya sangat luluh sampai akhirnya saya berfikir jika memang dia sanggup, maybe i'll give him a chance. and also myself, untuk sekali lagi berani mencoba dan sembuh lepas dari segala traumatis di masa lalu, saya harus berani keluar dari safe zone saya.

Hubungan kami terus berlanjut, tentu berbeda dengan kami 3 tahun yang lalu, kali ini segalanya lebih serius, clear dan serba terbuka. Kami selalu jujur dengan apa yang kami rasakan saat ini terhadap satu sama lain, segala kebingungan, dan lain-lainnya hingga kami selalu mencoba mencari jalan keluarnya sama-sama. Saya bahkan pernah selama masa pendekatan kedua kami ini cerita begitu banyaknya tentang "patah hati" yang saya alami saat itu, dia pun mengajak bertemu, dan dia pun dengan sabarnya menghadapi saya yang seringkali penuh dengan begitu banyak macam emosi pada diri saya, saya luapkan segalanya di hadapannya dan dia tetap tidak mundur.. this, this is the man i'm looking for, maybe. the one who can stand with me in every condition.

Beberapa pertemuan kemudian, hanya sekedar jalan-jalan dan ngobrol di mobil, cerita-cerita begitu banyak hal dari yang sederhana seperti ngomongin lagu dan nyanyi-nyanyi sampai ke hal yang dalam seperti keluarga dan prinsip, atau saat dia jauh-jauh main kerumah saya nonton dvd, saat saya beberapa kali menjenguknya di rumah sakit saat dia diopname, setiap pertemuannya selalu menyenangkan dan selalu ada hal baru yang bisa ditemukan, di bahas, dan di pelajari bersamanya :)

Setelah sekitar 1 bulan, pada pertemuan ke 6 kami, 16 Juni 2012, segalanya pun official, yaaap..setelah proses confessing yang cukup lama, malam itu di pinggir jendela restoran di atas sambil melihat pemandangan lampu-lampu jalanan yang mendukung suasana dan dengan kebetulannya sedang diputar lagu "just the way you are-acoustic version"nya Bruno Mars yang kalau kata dia coincidence dan menunjang bgt :D
after 3 years knowing each other, after thru so many considerations these past months, we finally made it. :)


Now we're in a perfectly 'pure-fact' relationship :p walaupun baru seumur jagung, seujung kuku mulainya, tapi sudah begitu banyak pelajaran yang bisa diambil, we thank God karna sudah mempertemukan kita kembali ketika kami berdua telah grow up. We never madly/crazily in love with each other like we used to be in the past, but we always holding to this thought :

"yang pasti banget kita ngga mungkin bakal selamanya, pasti ada saat dimana kita harus putusnya, walaupun kita serius, tapi 99% kita ngga mungkin sampai nikah atau gimana. tapi selama kita masih sama-sama, we'll always respecting each other in every ways and use this priceless time God gave us to learn everything, to share everything we had."

Gak perlu jadi pasangan yang selalu bilang good morning dan good night,
gak perlu jadi pasangan yang selalu tanya lagi apa dimana sama siapa,
gak perlu jadi pasangan yang selalu bilang "love you", "aku sayang kamu", "aku kangen kamu", dsb,
gak perlu jadi pasangan yang mengekang, bikin aturan, cemburu-cemburuan,
gak perlu jadi pasangan yang mengumbar janji disaat senang,
gak perlu jadi pasangan yang takut untuk nanya apapun ke satu sama lain,

as long as we still want to be there for each other, as long as you still fight for me ataupun sebaliknya, we will always give it a try, no matter how hard it is.....
or even if someday we fall for anyone else, or there will be a moment when we really should end up this relationship, we will face it with the brave heart, with maturity, and we promised each other that we're still gonna be a good friends till  forever..
The best friend of life who will always ready to listen and share everything we want to.


Dear you,
I didn't really fall for you at the first time we met, but I fall for you since the first time we talk
Dear you,
I don't fall for you by anything you had but your soul
Dear you,
Even until now I still don't know that i'm really do in love with you or not, it's just I won't lose you
Dear you,
it's really something everytime I wonder about how can be we finally made it after years
Dear you,
What is the God's plan to make us together right now, this time..
Dear you,
The one who convinced me to start again after so long, who gave me such an invisible courageous
Dear you,
My pessimistic character makes me never be really sure that we can be a longlast couple, but I know it's all make sense and that's purely the God's best plan if someday it do us apart
Dear you,
Our extraordinary rekationship makes me want to always keep trying
Dear you,
Just be careful with my heart and loving me with your own way, and i'll be glad enough
Dear you,
If one day all of these happiness end, i'll still grateful that at least we've tried and shared so much, we didn't waste this second chance
Last,
Dear you,
Just let's do our best, we have an indescribable feeling for each other, but whatever it is, all I know is I do enjoy every moment with you even the tiniest little thing, and I won't it end so fast this time..




Thankyou for being you, Rasis Maulana :)


best regards,
Pishella Suryoputri